Sabtu, 29 Mei 2010

Makna Cinta Dari Nama Mu




ERWATI

E : ..memiliki mata yang cantik
R : ..seorang yang lucu
W : ..bisa menjadi lucu dan tolol dalam satu waktu
A : ..seorang yang gila-gila
T : ..senyuman yang menawan
I : ..manis dan romantis

Kamis, 27 Mei 2010

PRINCE OF PERSIA


Dastan (Jake Gyllenhaal), pria miskin di Persia (Iran). Setelah menunjukkan keberanian dalam sebuah pertarungan, dia diangkat oleh raja sebagai ahli warisnya, sehingga dua putra raja tidak turut berjuang mempertahankan takhta. Dia bergabung dengan Putri Tamina (Gemma Arterton) untuk menyelamatkan Sands of Time, sebuah hadiah dari para dewa yang mengontrol waktu, dari tangan bangsawan bernama Nizam (Ben Kingsley) yang jahat

Jumat, 21 Mei 2010

Abstraksi Penulisan Ilmiah

ABSTRAK


Erwati, 20206322
ANALISIS RASIO PROFITABILITAS PADA PT. BANK PANIN Tbk
PI. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2009
Kata Kunci : Rasio Profitabilitas Bank

( x + 44 + Lampiran )

Perbankan memiliki peranan penting dalam membangun perekonomian suatu Negara. Analisis rasio keuangan merupakan salah satu usaha untuk menilai kinerja suatu perusahaan ataupun bank. Salah satunya yaitu analisis rasio profitabilitas bank yang bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi usaha dan profitabilitas suatu bank. Rasio profitabilitas bank berdasrkan standarisasi Bank Indonesia meliputi Return On Assets (ROA) dengan batasan minimal 1,22 %, Return On Equity (ROE) dengan batasan minimal 12,5 %, Operating Cost Ratio (OCR) dengan batasan maksimal 50 %, dan Net Profit Margin (NPM) dengan batasan maksimal 100 %. Hasil dari analisis rasio profitabilitas berdasarkan standarisasi Bank Indonesia dapat disimpulkan bahwa PT. Bank Panin Tbk dilihat dari tingkat efisiensi usaha dan profitabilitas dari segi ROA, ROE, dan NPM dikatakan baik karena memenuhi standarisasi Bank Indonesia. Sedangkan OCR dikatakan kurang baik karena melebihi batasan maksimal 50 % dari standarisasi Bank Indonesia.

Daftar Pustaka (2000-2008)

Sabtu, 15 Mei 2010

Tugas : Tulisan Manajemen Strategik

Nama : Erwati
NPM : 20206322
Kelas : 4EB11
Dosen : Christina Dewi



“ TANPA JUDUL ”

Saat hati mulai mengenal Allah dan rasa syukur
Saat itu pula keyakinan untuk percaya bahwa
Rencana Allah lebih indah dari apa yang di bayangkan

Ketika kesabaran telah merajut dalam jiwa seseorang
Maka dari situlah jawaban Allah ditemukan

Ketika masa lampau terkikis badai
Maka ombaklah yang menghentikannya
Namun ketika keimanan goyah
Maka Allah lah yang menguatkannya

Ketika roda kehidupan berputar
Dari situlah peristiwa dimulai
Namun bila waktunya tiba
Untuk berhenti …
Maka nafas kehidupan
Menyebar ke seluruh alam
Untuk mengetahui siapakah yang berkuasa
Diantara langit dan bumi

Kenangan adalah hal yang terindah
Dalam segmen kehidupan
Namun jika keterpurukan terjadi
Karena kenangan
Itulah boomerang
Yang akan menghancurkan
Segala cinta
Dan menumbuhkan
Segala asa

Ketika segenggam doa dipanjatkan
Dengan setetes air mata
Dengan sebutir kepasrahan di hati
Maka datanglah secercah cahaya
Cahaya Allah yang menjadi jalan
Bahwa doa akan segera terkabul
Dalam bentuk apapun

diKutip dari Novel “Temukan Aku dalam IstikharahMu”

Minggu, 28 Maret 2010

Nama : Erwati
NPM : 20206322
Kelas : 4 EB 11
Dosen : Christina Dewi
Tugas : Tulisan Manajemen Strategik

“ CERITA-Q “


Lulus dari SMA Negeri 8 Bekasi, saya mengikuti SPMB namun gagal. Tapi saya tidak putus asa berkat anjuran orang tua, saya mencoba mendaftar dan mengikuti test masuk ke Universitas Gunadarma. Seminggu kemudian saya mendapat kabar dari UG dan saya diterima dengan grade 3. Alhamdulillah saya senang selain bisa kuliah dan jarak kampusnya pun dekat dengan rumah. Jujur awal masuk kelas saya tidak kenal siapa-siapa walaupun di kampus banyak juga teman-teman SMA saya tapi kebetulan beda kelas.
Di awal kuliah saya berusaha menyesuaikan diri dengan teman-teman di kelas dan syukur alhamdulillah mereka semua orangnya baik dan bersahabat, jadinya proses belajar pun menyenangkan walaupun jujur masih banyak mengalami kesulitan. Tapi dengan disiplin dan belajar dengan rajin insya allah pasti bisa. Di kelas saya di kenal karena cerewet, rame, suka mencatat dan suka foto copyin buat teman-teman.
Pada tingkat 2 saya masuk kelas favorit atau bisa di bilang kelasnya anak-anak pintar karena rata-rata nilai IPKnya 3. Syukur alhamdulillah jadinya kuliah tambah semangat dan teman-temannya juga baik serta bisa saling belajar atau sharring deh. Walaupun kemampuan saya biasa saja atau tergolong pas-pasan tapi saya selalu mencoba belajar agar tidak ketinggalan dan bisa meningkatkan prestasi.
Sudah hampir 3 tahun kami bersama rasanya senang sekali mengenal mereka semua dengan segala sifat yang berbeda tapi kami tetap selalu kompak. Saya juga senang punya teman yang bisa berbagi dikala senang atau duka. Sahabat saya bernama heidy, riri mitha dan umu awal dekat ketika tingkat 2 suka main, belajar dan curhat dan selanjutnya mulai bergaul dengan lisna, jesy, renny cs, melik, dwita, irma, suci cs, hera cs, vika cs, wendra, dina, yuanita, desi dan lain-lain. Oh ya di kelas kata teman-teman saya mirip dengan fitri jadinya di anggap kayak adik dan di anggap mamanya heidy karena selalu bareng, care dan melindungi. Ya Allah berilah kami kemudahan dan kelancaran dalam menyelesaikan kuliah dan skripsi kami di Universitas Gunadarma pada tahun 2010 ini dan semoga bisa lulus semua dengan hasil yang maksimal,, amien ya robb…SEMANGATTT dan GOOD LUCK !!!!!!

Created : rwty

Rabu, 24 Maret 2010

iNfo KeSeHaTan

ReMaTik



Definisi reMatik
Rematik adalah penakit yang menyerang sendi dan struktur jaringan penunjang di sekitar sendi. Bagian tubuh yang biasanya diserang adalah persendian di jari, lulut, pinggul, dan tulang punggung. Persendian lainnya yang lebih jarang terserang termasuk pergelangan tangan dan kaki, siku, serta bahu. Rematik merupakan penyakit degeneratif yang sifatnya menahun dan menghambat aktivitas penderitanya.

Penyebab dan keLompok rawaN reMatik
Rematik dapat disebabkan oleh berbagai macam factor. Rematik dapat juga terjadi akibat aktivitas berlebihan atau trauma berulang aus pada tulang rawan (kartilago) yang menjadi bantal tulang dan menyebabkan rasa nyeri jika sendi digerakkan.

Faktor resiko penyebab reMatik dapat dikelompokkan menjadi dua macam:
1. Faktor yang tidak dapat diubah seperti umur, jeniis kelamin, dan faktor keturunan.
• Semakin bertambah umur, semakin resiko untuk terkena rematik.
• Wanita lebih rawan terkena rematik dengan faktor resiko sebesar 60 %.
• Faktor gen (keturunan) dapat menimbulkan rematik tipe tertentu seperti rheumatoid arthritis (RA) dan systemic lupus erythematosus (SLE).
2. Faktor yang dapat diubah, seperti obesitas, infeksi yang menyebabkan virus penyerang sendi, atau pekerjaan yang beresiko terhadap terjadinya rematik.

Diperkirakan sebanyak 285.000 anak-anak terserang rematik dan terdapat prevalensi lebih tinggi pada orang yang berusia diatas 65 tahun. Cirri-ciri orang terkena rematik adalah adanya gangguan sendi yang bersifat menetap, sakit ketika melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan, duduk, berdiri, memegang sesuatu, menulis, dll. Peradangan pada sendi dapat juga ditandai dengan pembengkakan, merah, kaku, bahkan adanya kelainan bentuk tubuh/cacat serta kelelahan yang bersifat ekstrim.

Tipe-tipe reMatik
Terdapat lebih dari 100 tipe penyakit rematik/radang sendi. Beberapa tipe yang paling banyak terjadi adalah :
1. Osteoarhritis. Tipe ini biasanya menyerang orang yang sudah lanjut usia. Osteoarthritis menyerang kartilago (tulang rawan) yang seharusnya berfungsi untuk melindungi tulang dalam persendian, sehingga menyebabkan tulang-tulang saling bersinggungan satu sama lain. Selanjutnya, orang yang terkena osteoarthritis akan sulit untuk melakukan pergerakan.
2. Rheumatoid arthritis (RA). Tipe ini menyerang system imunitas tubuh dan menyerang system persendian, organ tubuh. Biasanya menyerang wanita dengan usia dari 15 hingga 45 tahun. RA dapat menimbulkan sakit, pembengkakan, dan kekakuan, bahkan di beberapa kasus dapat menghancurkan persendian.
3. Fibromyalgia. Menimbulkan sakit pada jaringan yang menyangga tulang dan sendi.
4. Infectiousarthritis. Tipe ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.
5. Tendinitis. Tipe ini merupakan peradangan pada oto/tendon yang disebabkan oleh aktivitas yang berlebihan, cedera atau kondisi rematik.


Sumber :

- www.drnelsonclinic.com/arthritis_faq.htm
-www.womanhealthfocus.com/women_health%c2%ac_articles/arthritis_pain_relief.php
-katalog Pfizer (Hidup Sehat di Tahun Macan)

Selasa, 23 Maret 2010

Tugas Manajemen Strategik 2

Nama : Erwati
NPM : 20206322
Kelas : 4 EB11
Dosen : Christina Dewi

1. Jelaskan apa yang yang dimaksud dengan :
a) Pengertian analisis lingkungan internal organisasi(IFAS)? Apa tujuannya?
Jawab :
• Analisis Lingkungan Internal Organisasi merupakan suatu proses untuk menemukan aspek-aspek internal atau faktor-faktor internal perusahaan yang diperlukan dalam menghadapi lingkungan eksternalnya dan mengevaluasi apakah aspek tersebut berada dalam posisi yang kuat atau lemah.
• Tujuan Analisis Lingkungan Internal adalah untuk menilai faktor-faktor yang berada didalam lingkungan organisasi yang mempengaruhi kemajuan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hasil dari analisis lingkungan internal akan menghasilkan kekuatan dan kelemahan perusahaan.
b) Bagaimana langkah atau caranya?
Jawab :
Analisis lingkungan internal merupakan suatu proses yang terdiri dari beberapa langkah seperti berikut :
1. Identifikasi variabel internal.
2. Evaluasi dan penilaian Variabel internal.
3. Menyusun ringkasan hasil analisis.
Sebelum melakukan kajian terhadap kondisi perusahaan tentunya kita harus mengatahui terlebih dahulu bagian-bagian penting di dalam perusahaan yang akan turut di dalam membangun kekuatan dan kelemahan perusahaan. Langkah idenfikasi variabel merupakan alat untuk menemukan bagian-bagian internal yang diperlukan tersebut. Langkah ini sangat penting, karena jangan sampai ada bagian/variabel internal yang penting terlewatkan untuk dianalisis sehingga manajer kehilangan informasi mengenai posisi kekuatan ataupun kelemahannya. Jika itu terjadi berarti akan mengakibatkan tidak termanfaatkannya dengan baik kekuatan yang ada atau tidak tertanganinya kelemahan perusahaan yang mungkin memiliki dampak terhadap posisi bersaing dan masa depan perusahaan.
Setelah menemukan variabel yang perlu dianalisis,maka barulah kajian terhadap variabel tersebut dapat dilakukan. Kajian ini akhirnya akan menghasilkan informasi tenatang kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan. Semua hasil tentunya disusun dalam sebuah ringkasan sehingga mudah untuk dibaca dan dipahami secara singkat. Ringkasan ini akan menggambarkan Strategic Anvantages Profile dari perusahaan.
c) Meliputi faktor apa saja yang dianalisis, sebutkan? Kemudian jelaskan meliputi apa saja
masing-masing faktor tersebut (dua faktor saja)?
Jawab :
1. Sumber Daya (Resources)
a. Tangible, Merupakan sumber daya yang terlihat atau berwujud dalam data keuangan dan mudah sekali diidentifikasi dan dievaluasi.
Contohnya :
Sumber daya Finansial : Kapasitas kredit perusahaan, Kemampuan
menghasilkan dana internal, dan sebagainya.
Sumber daya Fisik : Kecanggihan mesin pabrik. Lokasi pabrik atau
lokasi usaha, dan sebagainya.
Sumber daya Manusia : Pengalaman, loyalitas, pelatihan, komitmen,
dan sebagainya.
Sumber daya Organisasional : Sistem perencanaan, koordinasi,
pengendalian, dan sebagainya
b. Intangible, Merupakan sumber daya yang tidak terlihat pada neraca keuangan
perusahaan.
Contohnya:
Sumber daya Teknologi : Persediaan teknologi: paten, merek dagang,
hak cipta, dan sebagainya,
Sumber daya untuk Inovasi: Kegiatan riset, kreativitas, dan
sebagainya,Reputasi (performance): Merek, persepsi kualitas, hubungan baik dengan pemasok, dan sebagainya
c. Human Resources Perusahaan, menilai sumber daya manusia atau karyawannya berdasarkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku yang untuk selanjutnya dikembangkan juga penilaian terhadap kemampuan para karyawan untuk bekerja sama secara lebih efektif.
2. Kapabilitas (Capability)
a. Pendekatan Fungsional, merupakan penentu kapabilitas perusahaan secara relative terhadap fungsi-fungsi utama perusahaan antara lain: pemasaran, penjualan dan distribusi, keuangan dan akuntansi, sumber daya manusia, produksi serta organisasi secara umum.
b. Pendekatan Rantai Nilai (Value Chain), kapabilitas yang didasarkan pada serangkaian kegiatan yang berurutan yang merupakan sekumpulan aktivitas nilai (value activities) yang dilakukan untuk mendesain, memproduksi, memasarkan, mengirim dan mendukung produk dan jasa.
2. a. Jelaskan Model Analisis lingkungan Persaingan industri dari Michael Porter.
Jawab :


Porter menyatakan bahwa kelima kekuatan bersaing tersebut dapat mengembangkan strategi persaingan dengan mempengaruhi atau mengubah kekuatan tersebut agar dapat memberikan situasi yang menguntungkan bagi perusahaan.
Ruang lingkup kelima kekuatan bersaing tersebut, antara lain:
1) Ancaman pendatang baru, yang dapat ditentukan dengan hambatan masuk ke dalam industri, antara lain, hambatan harga, respon incumbent, biaya yang tinggi, pengalaman incumbent dalam industri, keunggulan biaya, differensiasi produk, akses distribusi, kebijakan pemerintah dan switching cost.
2) Kekuatan tawar-menawar pemasok, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain tingkat konsentrasi pasar, diversifikasi, switching cost, organisasi pemasok dan pemerintah.
3) Kekuatan tawar-menawar pembeli, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain differensiasi, konsentrasi, kepentingan pembeli, tingkat pendapatan, pilihan kualitas produk, akses informasi, dan switching cost.
4) Ancaman produk subtitusi, yang ditentukan oleh harga produk subtitusi, switching cost, dan kualitas produk.
5) Persaingan di dalam industri, yang ditentukan oleh berbagai faktor, yaitu pertumbuhan pasar, struktur biaya, hambatan keluar industri, switching cost, pengalaman dalam industri, dan perbedaan strategi yang diterapkan.
b. Sebutkan meliputi apa saja yang dimaksud dengan halangan masuk dalam persaingan? Kemudian jelaskan pengertiannya (dua aspek saja)?
Jawab :
Hambatan untuk memasuki industri (entry baarier) :
1. Skala ekonomi (economics scale) : skala ekonomi menghalangi masuknyapendatang baru dengan cara memaksa mereka untuk masuk pada skala besar.
2. Diferensiasi produk (product differentiation) : diferensiasi produk menciptakan hambatan masuk dengan memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya yang besar untuk mengatasi kesetiaan pelanggan yang ada.
3. Persyaratan modal (capital requirement)
4. Biaya peralihan pemasok (switching cost) : biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana berppindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya.
5. Akses ke saluran distribusi
6. Kebijakan pemerintah